Setia Hingga Akhir Hayat

Bookmark and Share

sample

Sebuah pernikahan adalah sebuah keberanian untuk membuat komitmen bahwa akan setia hingga akhir hayat...

Tidak ada yang berniat mempunyai usia pernikahan hanya 'seumur jagung'. Namun begitu apa yang ada dalam pikiran Anda saat mendengar kata 'selingkuh'? Pasti yang terbayang oleh Anda adalah seorang pria dengan status menikah mempunyai hubungan asmara tanpa sepengetahuan pasangan resminya alias sang istri. Tapi Anda jangan 'berbangga' diri dulu, ternyata jaman sekarang 'dunia selingkuh' bukan hanya monopoli kaum adam!

Apapun bentuk dan alasan dari sebuah perselingkuhan atau siapapun yang melakukannya, selingkuh tetap merupakan sebuah perilaku yang menyimpang dari komitmen. Memang terjadinya sebuah perselingkuhan biasanya disebabkan karena faktor internal (dalam diri) misal disebabkan karena kepribadian seseorang atau obsesi, serta faktor eksternal lebih kepada terjadinya hubungan yang kurang harmonis dengan pasangan atau bisa juga karena adanya godaan dari luar.
Sebisa mungkin kita  harus bisa untuk selalu setia dengan pasangan hidup kita. Jangan bertindak egois tanpa memikirkan perasaan sang buah hati yang pastinya akan terkoyak. Oleh karenanya sebisa mungkin suatu hubungan rumah tangga harus selalu dijaga keutuhannya dengan cara:
  • Selalu mempunyai rasa saling menghargai. Mungkin diluar sana Anda akan banyak melihat kelebihan orang lain tapi ingatlah bahwa pasangan Anda adalah jodoh yang sudah diberikan Tuhan untuk Anda.
  • Selalu ingat kelebihan pasangan. Ingatlah mengapa dahulu Anda tertarik dengan pasangan, tentunya karena adanya kelebihannya!
  • Ikhlas dalam menjalankan mahligai rumah tangga. Niatkanlah bahwa pernikahan hanya akan menjadi pernikahan sekali dalam seumur hidup Anda.
  • Selalu bersikap jujur. Pasangan kita ibarat 'pakaian' dalam hidup kita, Tidak ada yang perlu disembunyikan dari pasangan. Sikap menutup-nutupi 'sesuatu' hanya akan mendatangkan kondisi bagai 'gunung api' yang akan meletus.
  • Jangan pernah mempunyai patokan atau ukuran berdasarkan materi. Sikap ini hanya akan membuat usia perkawinan tidak langgeng. Syukuri apa yang sudah didapat yang artinya itu adalah rejeki dari Nya.
  • Tidak usah coba-coba untuk bermain api. Awalnya Anda coba-coba nanti Anda akan terbakar!
  • Selalu ingat 'memory' indah. Pasti banyak kenangan indah sudah Anda lalui bersama pasangan. Kenang kembali saat-saat indah Anda bersamanya. Dengan begitu Anda akan semakin lebih menghargai komitmen yang sudah terbina.
Godaan di luar memang banyak, jadi pandai-pandailah kita untuk menyikapi godaan-godaan tersebut. Ingat untuk selalu berniat bahwa kesetiaan berumahtangga ini akan terus terjaga hingga akhir hayat. (ICP)

Sumber : http://rumahpuan.com/mindsoul/detail/43

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar