Butuh Konsentrasi? Berkumurlah dengan Air Gula

Bookmark and Share


 Jika Anda sulit berkonsentrasi tetapi harus segera menyelesaikan suatu pekerjaan, dongkrak konsentrasi dengan cara berkumur air gula. Menurut penelitian, glukosa dapat meningkatkan kontrol diri dan membuat Anda lebih fokus.

Sebuah studi yang dilakukan di University of Georgia menyatakan bahwa berkumur dengan air gula dapat meningkatkan kontrol diri. Studi tersebut melibatkan 51 orang pelajar yang diminta mengikuti dua jenis tes pengendalian diri.

Tes yang pertama bertujuan untuk menguras kendali diri, dimana peserta penelitian diminta untuk mencorat-coret sebuah halaman buku statistik dengan bebas dan sepenuh mungkin. Karena tidak ada batasan tertentu, hal ini membuat peserta mencurahkan segala kemampuan, ekspresi dan emosinya ke dalam coretan tersebut.

Kemudian, peserta diminta melakukan tes Stroop, yaitu tes untuk mengetahui seberapa besar kemampuan seseorang dalam mengenali warna ketika warna tersebut disajikan dalam bentuk kata.

Misalnya, sebuah kata bertuliskan 'biru' muncul di layar, tetapi kata tersebut berwarna 'merah'. Peserta harus menebak warna tulisan, bukanlah kata-kata yang tertuliskan pada layar tersebut. Dengan tes ini, peneliti dapat mengetahui seberapa jauh peserta dapat mengendalikan diri dan berkonsentrasi dalam melihat warna dan bukan membaca kata-katanya.

Setengah dari peserta penelitian diminta berkumur dengan minuman manis yang terbuat dari gula alami sebelum melakukan tes Stroop. Siswa yang berkumur dengan air gula secara signifikan lebih cepat dalam menanggapi warna daripada kata.

"Glukosa dapat mendongkrak energi dengan cepat, sehingga otak lebih mudah berkonsentrasi kembali setelah melakukan suatu kekacauan yang merusak kontrol diri seperti mencoret-coret kertas," kata Leonard Martin, seorang profesor psikologi yang memimpin studi tersebut, seperti dilansir Health24, Jumat (9/11/2012).

Tampaknya glukosa merangsang sensor karbohidrat sederhana pada lidah yang dapat mengirimkan sinyal motivasi ke otak. Sinyal ini kemudian membantu otak memberitahu tubuh untuk lebih mengontrol diri dan fokus. Hasil penelitian ini kemudian dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science.

sumber

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar