Adab Dan doa Sa'i Arab Latin

Bookmark and Share
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Berjumpa lagi Dengan Saya Karya Mandau Selamat Beraktifitas Dan semoga Sukses Buat Anda. Kali Ini Saya Share Adab Dan doa Sa'i Arab Latin.Lansung aja Anda Simak Situs Terkait berikut Di Bawah Ini.
  
Jika Anda Sudah melakukan thawaf, shalat thawaf dan minum air zamzam, disunnahkan keluar menuju Shafa dari pintu Rasulullah saw, yaitu pintu yang berhadapan dengan Hajar Aswad (pintu Shafa). Menuju ke Shafa dengan tenang dan khusuk, kemudian naik menuju Shafa sehingga melihat Baitul Haram dan menghadap ke arah Hajar Aswad. Disunnahkan juga memperpanjang waktu berhenti di Shafa. Imam Ja’far Ash-Shadiq sa berkata: “Barangsiapa ingin diperbanyak hartanya, maka hendaknya memperpanjang waktu berhenti di Shafa dan Marwah, dan sedapat mungkin merenungi nikmat-nikmat Allah dan karunia-Nya, ujian dan kebaikan ciptaan-Nya.”

1 - Berikut Yang Pertama: Ketika menghadap ke Ka’bah membaca zikir berikut ini masing-masing (7 kali):

اَللهُ اَكْبَرُ، اَلْحَمْدُ للهِ، لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ

Allahu Akbar, Alhamdulillah, Lailaha illallah.

2 - Kedua: membaca doa berikut ini masing-masing (3 kali):

لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ. لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيٌّ لاَيَمُوْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ

Lâilâha illallâh wahdahu lâ syarîka lah. Lahul mulku wa lahul hamdu yuhyî wa yumîtu wa Huwayun lâ yamûtu wa Huwa‘alâ kulli syay-in qadîr. Allahumma shalli ‘alâ Muhammad wa âli Muhammad.

Tiada Tuhan selain Allah Yang Mahaesa dan tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dialah yang menghidupkan dan mematikan. Dialah Yang Maha Hidup dan tidak mati dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad. (3 kali)

اَللهُ اَكْبَرُ عَلَى مَا هَدَانَا، وَالْحَمْدُ للهِ عَلَى مَا اَوْلاَنَا، وَالْحَمْدُ للهِ الْحَيِّ الْقَـيُّوْمِ، وَالْحَمْدُ للهِ الْحَيِّ الدَّآئِمِ

Allâhu Akbar ‘alâ mâ hadânâ, wal hamdulillahi ‘alâ mâ awlânâ, wal hamdulillâhil hayyil qayyûm, wal hamdulillâhil hayyid dâim.

Allah Maha Besar atas apa yang telah menunjuki kami. Segala puji bagi Allah atas apa yang telah mencintai kami. Segala puji bagi Allah Yang Hidup dan Maha Mengawasi. Segala puji bagi Allah Yang Hidup dan Kekal. (3 kali)

اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَنَعْبُدُ اِلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصـيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ

Asyhadu allâilâha illallâhu wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasûluhu lâ na‘budu illâ iyyâhu, mukhlishîna lahud dîna walaw karihal musyrikûn.

Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya. Kami tidak menyembah selain-Nya, dan kami ikhlas karena-Nya dalam beragama walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai. (3 kali).

اَللَّهُمَّ اِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَالْيَقِيْنَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ

Allâhumma innî as-alukal ‘afwa wal ‘afiyata wal yaqîna fid dun-yâ wal âkhirah.
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu pengampunan, keselamatan dan keyakinan di dunia dan di akhirat. (3 kali).

اَللَّهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَـنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Allâhumma âtinâ fid dun-yâ hasanah wa fil âkhirati hasanah wa qinâ ‘adzâban nâr.
Ya Allah, anugerahkan kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan selamatkan kami dari siksa api neraka. (3 kali).

3 - Ketiga: membaca zikir berikut masing-masing (100 kali):

اَللهُ اَكْبَرُ، لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ، اَلْحَمْدُ للهِ، سُبْحَانَ اللهِ

Allahu Akbar, Lailaha illallah, Subhanallah.

4- Kempat: membaca doa berikut:

لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ وَحْدَهُ اَنْجَزَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَغَلَبَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَهُ، فَلَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَحْدَهُ وَحْدَهُ. اَللَّهُمَّ بَارِكْ لِيْ فِي الْمَوْتِ وَفِيْمَا بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللَّهُمَّ اِنِّيْ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ ظُلْمَةِ الْقَبْرِ وَوَخْشَتِهِ. اَللَّهُمَّ اَظِلَّنِيْ فِيْ ظِلِّ عَرْشِكَ يَوْمَ لاَظِلَّ اِلاَّ ظِلُّكَ

Lâilâha illâllah wahdahu wahdah, anjaza wa‘dahu, wa nashara ‘abdahu, wa ghalabal ahzâba wahdah, falahul mulku walahul hamdu wahdahu wahdah. Allâhumma bârik lî fîl mawti wa fîmâ ba‘dal maûti. Allâhumma innî a‘ûdzu bika min zhulmatil qabri wa wahsyâtihi. Allâhumma azhillanî fî zhilli ‘arsyika yawma lâ zhilla illâ zhilluka.

Tiada Tuhan selain Allah Yang Mahasesa Mahasesa. Dialah Yang Menepati janji-Nya, Yang Menolong hamba-Nya, dan memberi kemenangan kepada pasukan-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, Dia Mahaesa dan Mahaesa. Ya Allah, berkahi daku dalam kematian dan sesudah kematian. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegelapan kubur dan kesepiannya. Ya Allah, naungi aku dalam naungan arsy-Mu pada hari tiada naungan kecuali naungan-Mu.

5 - Kelima: Membaca secara berulang-ulang doa berikut, doa menitipkan agama dan diri kepada Allah swt, dan setiap selesai membaca doa ini membaca Allahu Akbar (3 kali):

اَسْتَوْدِعُ اللهَ الرَّحْمَنَ الرَّحِيْمَ الَّذِيْ لاَتَضِيْعُ وَدَائِعُهُ دِيْنِيْ وَنَفْسِيْ وَأَهْلِيْ. اَللَّهُمَّ اسْتَعْمِلْنِيْ عَلَى كِتَابِكَ وَسُنَّةِ نَبِيِّكَ وَتَوَفَّنِيْ عَلَى مِلَّتِهِ، وَاَعِذْنِيْ مِنَ الْفِتْنَةِ

Astawdi’ullâhar Rahmânar Rahîm, alladzî la tadhî‘u wadâi‘uhu dînî wa nafsî wa ahlî. Allâhummasta‘milnî ‘alâ kitâbika wa sunnati nabiyyika, wa tawaffanî ‘alâ millatihi, wa a‘idznî minal fitnati.

Aku titipkan (kepada Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, yang tidak disia-siakan titipan-Nya) agamaku, diriku dan keluargaku. Ya Allah, anugerahkan padaku kekuatan untuk beramal sesuai dengan kitab-Mu dan sunnah Nabi-Mu, matikan aku dalam agamanya, dan lindungi aku dari segala fitnah.

6 - Keenam: Kemudian menghadap ke Ka’bah dan mengangkat tangan
sambil membaca doa berikut ini:


اَللَّهُمَّ اغْفِرْلِي كُلَّ ذَنْبٍ اَذْنَبْتُهُ قَطٌّ. فَإِنْ عُدْتُ فَعُدْ عَلَيَّ بِالْمَغْفِـرَةِ فَإِنَّكَ اَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ. اَللَّهُمَّ افْعَلْ بِي مَااَنْتَ اَهْلُهُ، فَإِنَّكَ اِنْ تَفْعَلْ بِي مَااَنْتَ اَهْلُهُ تَرْحَمْنِي، وَاِنْ تُعَذِّبْنِي فَاَنْتَ غَنِيٌّ عَنْ عَذَابِي، وَاَنَا مُحْتَاجٌ اِلَى رَحْمَتِكَ، فَيَا مَنْ اَنَا مُحْـتَاجٌ اِلَى رَحْمَتِهِ اِرْحَمْنِي. اَللَّهُمَّ لاَ تَفْعَلْ بِي مَا اَنَا اَهْلُهُ فَإِنَّكَ اِنْ تَفْعَلْ بِي مَا اَنَا اَهْلُهُ تُعَذِّبْنِي وَلَمْ تَظْلِمْنِي. اَصْبَحْتُ اَتَّقِي عَدْلَكَ وَلاَ اَخَافُ جَوْرَكَ، فَيَا مَنْ هُوَ عَدْلٌ لاَيَجُوْرُ اِرْحَمْنِي. يَا مَنْ لاَيَخِيْبُ سَـآئِلُهُ وَلاَ يَنْفَدُ نَآئِلُهُ، صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ، وَاَعِذْنِي مِنَ النَّارِ بِرَحْمَتِكَ

Allâhummaghfirlî kulla dzanbin adznabtuhu qaththu, fain ‘udtu fa‘ud ‘alayya bilmaghfirati fainnaka Antal Ghafûrur Rahîm. Allâhummaf‘al-bî mâ Anta ahluh, fainnaka in taf‘al-bî mâ Anta ahluh tarhamnî, wa in tu‘adzdzibnî fa-Anta Ghaniyyun ‘an ‘adzabî, wa ana muhtâjun ilâ rahmatika faya man ana muhtâjun ilâ rahmatihi irhamnî. Allâhumma lâ taf‘al-bî mâ ana ahluhu fainnaka in taf‘al-bî ma ana ahluhu tu‘adzdzibnî wa lam tazhlimnî. Ashbahtu attaqî ‘adlaka wa lâ akhâfu jawraka, fayâ man Huwa ‘adlun lâ yajûru irhanî.

Yâ man la yakhîbu sâiluhu wa lâ yanfadu nâiluhu, shalli ‘alâ Muhammadin wa âli Muhammad, wa a‘idznî minan nari birahmatik.

Ya Allah, ampuni semua dosa yang telah kulakukan. Jika aku kembali kepada-Mu tataplah aku dengan ampunan-Mu sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Ya Allah, lakukan padaku apa yang layak bagi-Mu, karena jika Kau lakukan padaku apa yang layak bagi-Mu tentu Kau sayangi aku, dan sekiranya Kau siksa aku Engkau Maha Kaya untuk menyiksaku, sementara aku butuh pada kasih sayang-Mu. Wahai Yang kepada-Nya aku butuh kasih sayang-Nya, sayangi daku. Ya Allah, jangan Kau lakukan padaku apa yang layak bagiku, karena jika Kau lakukan itu padaku tentu Kau siksa aku sementara Engkau tidak berbuat zalim kepadaku. Aku takut akan keadilan-Mu, aku tidak khawatir akan kezaliman-Mu wahai Yang Maha Adil dan tidak pernah berbuat zalim, sayangi daku.

Wahai Yang tidak disia-siakan orang yang memohon kepada-Nya dan tidak habis oleh orang yang memperolehnya, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, dan selamatkan aku dari api neraka dengan rahmat-Mu.

7 - Ketujuh: Disunnahkan berhenti agak lama di Shafa dan memohon kepada Allah swt apa yang Anda inginkan, kemudian turun beberapa langkah lalu berhenti dan membaca doa berikut ini :

اَللَّهُمَّ اِنِّي اَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَغُرْبَتِهِ وَوَحْشَتِهِ وَظُلْمَتِهِ وَضِيْقِهِ وَضَنْكِهِ. اَللَّهُمَّ اَظِلَّنِي فِي ظِلِّ عَرْشِكَ يَوْمَ لاَظِلَّ اِلاَّ ظِلُّكَ

Allâhumma innî a‘ûdzu bika min ‘adzâbil qabri wa fitnatihi wa ghurbatihi wa wahsyatihi wa zhulmatihi wa dhîqihi wa dhankihi. Allâhumma azhillanî fî zhilli ‘arsyika yawma lâ zhilla illâ zhilluka.

Ya Allah, aku memohon perlindungan kepada-Mu dari siksa kubur, fitnah dan keterasingannya, kesepian dan kegelapannya, kesempitan dan himpitannya. Ya Allah, naungi aku dengan naungan arasy-Mu pada hari tidak ada naungan kecuali naungan-Mu.

8 - Kedelapan: Kemudian turun dan ketika melangkah turun membaca doa berikut ini :

يَارَبَّ الْعَفْوِ، يَامَنْ اَمَرَ بِالْعَفْـوِ، يَامَنْ هُوُ اَوْلَى بِالْعَفْوِ، يَامَنْ يُثِيْبُ عَلَى الْعَفْوِ، اَلْعَفْوَ اَلْعَفْوَ اَلْعَفْوَ. يَاجَوَادُ يَا كَرِيْمُ يَاقَرِيْبُ يَابَعِيْدُ اُرْدُدْ عَلَيَّ نِعْمَتَكَ وَاسْتَعْمِلْنِي بِطَاعَتِكَ وَمَرْضَاتِكَ

Yâ Rabbal ‘afwi, yâ Man amara bil-‘afwi, yâ Man Huwa awlâ bil-‘afwi, yâ Man/y yutsîbu ‘alâl ‘afwi, al‘afwa al‘afwa al‘afwa. Yâ Jawâdu yâ Karîmu yâ Qarîbu yâ Ba‘îdu urdud ‘alayya ni‘mattaka wasta‘milnî bithâ‘atika wa mardhâtika.

Wahai Tuhan Yang Maha Pemaaf, wahai Yang Menyuruh memaafkan, wahai Yang Mengutamakan maaf, wahai Yang Membalas dengan maaf-Nya, maafkan aku! Maafkan aku! Maafkan aku! Wahai Yang Maha Dermawan, wahai Yang Maha Mulia, Wahai Yang Maha Dekat, wahai Yang Jauh, curahkan padaku nikmat-Mu dan bimbinglah aku untuk mentaati-Mu dan mencapai ridha-Mu.

9 - Kesembilan: Melakukan sa‘i dengan tenang dan khusuk. Ketika sampai di Harwalah lakukan lari-lari kecil, bagi perempuan tidak perlu berlari-lari kecil. Di Harwalah disunnahkan membaca doa berikut ini:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ اَكْبَرُ وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَاَهْلِ بَيْتِهِ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَتَجَاوَزْ عَمَّا تَعْلَمُ اِنَّكَ اَنْتَ اْلأعَزُّ اْلأَكْرَمُ وَاهْدِنِي لِلَّتِي هِيَ اَقْوَمُ. اَللَّهُمَّ اِنَّ عَمَلِي ضَعِيْفٌ فَضَاعِفْهُ لِي وَتَقَـبَّلْ مِنِّي. اَللَّهُمَّ لَكَ سَعْيِي وَبِكَ حَوْلِي وَقُوَّتِي، تَقَـبَّلْ عَمَلِي يَامَنْ يَقْبَلُ عَمَلَ الْمُتَّقِيْنَ

Bismillâhi wallâhu Akbaru wa shallallâhu ‘alâ Muhammadin wa ahli bayrtihi. Allâhummaghfir warham wa tajâwaz ‘ammâ ta‘lamu innaka Antal A‘azzul Akramu, wahdinî lillatî hiya aqwamu. Allâhumma inna ‘amalî dha‘îfun fadhâ‘ifhu lî wa taqabbal minnî. Allâhumma laka sa‘yî wa bika hawlî wa quwwatî, taqabbal ‘amalî ya Man/y yaqbalu ‘amalal muttaqîn.

Dengan nama Allah, Allah Maha Agung, semoga shalawat senantiasa tercurahkan kepada Muhammad dan ahlu baitnya. Ya Allah, maafkan aku, sayangi aku dan ampuni dosaku yang Kau ketahui, sesungguhnya Engkau Maha Mulia dan Maha Agung, dan tunjuki aku ke jalan yang lurus. Ya Allah, sesungguhnya amalku lemah maka lipat-gandakan pahalanya bagiku dan terimalah amalku. Ya Allah, milik-Mu usahaku dan dari-Mu daya dan kekuatanku, terimalah amalku wahai Yang Menerima amal orang-orang yang bertakwa.

10 - Kesepuluh: Setelah melewati Harwalah hentikan lari-lari kecil, dan lakukan sa’i dengan tenang dan khusuk sambil membaca doa berikut ini :

يَاذَاالْمَنِّ وَالْفَضْلِ وَالْكَرَمِ وَالنَّعْمَآءِ وَالْجُوْدِ اِغْفِـرْلِي ذُنُوْبِي اِنَّهُ لاَيَغْفِرُ الذُّنُوبَ اِلاَّ اَنْتَ

Yâ Dzal manni wal fadhli wal karami wan na‘mâi wal jûdi, ighfirlî dzunûbî innahu lâ yaghfirudz dzunûba illâ Anta.

Wahai Pemilik karunia dan keutamaan, kemuliaan dan segala kenikmatan dan kedermawanan, ampuni dosa-dosaku sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.

11 - Kesebelas: Ketika sampai di Marwah naiklah ke tempat bagian yang tinggi dan lakukan sebagaimana apa yang dilakukan di Shafa, dan bermohonlah kepada Allah apa Anda cita-citakan, kemudian membaca doa berikut ini :

يَامَنْ اَمَرَ بِالْعَفْـوِ، يَامَنْ يُجْزِي عَلَى الْعَفْوِ، يَامَنْ دَلَّ عَلَى الْعَفْوِ يَامَنْ زَيَّنَ الْعَفْوَ، يَامَنْ يُثِيْبُ عَلَى الْعَفْوِ، يَامَنْ يُحِبُّ الْعَفْوَ، يَامَنْ يُعْطِي عَلَى الْعَفْوِ، يَامَنْ يَعْفُو عَلَى الْعَفْوِ يَارَبَّ الْعَفْوِ، اَلْعَفْوَ اَلْعَفْوَ اَلْعَفْوَ

Yâ Man amara bil-‘afwi, yâ man yajzî ‘alal ‘afwi, yâ Man dalla ‘alal ‘afwi, yâ Man zayyanal ‘afwa, yâ May yutsîbu ‘alal ‘afwi, yâ May yuhibbul ‘afwa, yâ May yu‘thî ‘alal ‘afwi, yâ May ya‘fû ‘alal ‘afwi, yâ Rabbal ‘afwi, al‘afwa al‘afwa al‘afwa.

Wahai Yang Menyuruh memaafkan, wahai Yang Membalas dengan maaf-Nya, wahai Yang Menuntun pada maaf-Nya, wahai Yang Menghiasi maaf-Nya, wahai Yang Memberi pahala karena maaf-Nya, wahai Yang Mencintai karena maaf-Nya, wahai Yang Memberi karena maaf-Nya, wahai Yang Memaafkan karena maaf-Nya, wahai Tuhan Yang Maha Pemaaf, maafkan aku! Maafkan aku! Maafkan aku!

12 - Kedua belas: Merendahkan diri di hadapan Allah swt, dan berusaha menangis dan bersungguh-sungguh dalam berdoa. Bacalah doa berikut, doa yang terbaik ibadah sa‘i ini :

اَللَّهُمَّ إِنِّي اَسْأَلُكَ حُسْنَ الظَّنِّ بِكَ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَصِدْقَ النِّيَّةِ فِي التَّوَكُّلِ عَلَيْكَ

Allâhumma innî as-aluka husnazh zhanni bika ‘alâ kulli hâlin, wa shidqan niyyati fit tawakkuli ‘alayka.

Ya Allah, aku memohon pada-Mu sangkaan yang baik pada-Mu dalam segala keadaan, dan niat yang benar dalam bertawakkal kepada-Mu. Sekian Terimakasih Semoga Bermanfaat Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar