POLRI-Teroris Solo Terkait Hisbatullah dan Sigit Tardowi

Bookmark and Share

Oleh: Sumitro
Senin, 3 September 2012, 12:46 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Aksi terorisme di Solo, Jawa Tengah, dilihat dari jaringannya merupakan kelompok baru. Ini didasarkan keterangan sementara personel di lapangan dan belum ditemukan adanya keterlibatan dengan kasus sebelumnya.

"Kalau dilihat dari jaringannya adalah baru dari pengungkapan peristiwa ini. Kami belum melihat keterlibatan mereka dari peristiwa sebelumnya," kata Karo Penmas Humas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafly Amar di Gedung DPR, Senin (3/9/2012).

Menurut dia, dari ketiga pelaku terorisme Solo ada yang memiliki keterkaitan secara emosional dengan jaringan sebelumnya. Bisa dikatakan, salah satunya terafiliasi dengan kelompok dari Hisbatullah dan Sigit Tardowi yang pernah dilakukan penangkapan setahun lalu.

"Ini yang kami coba cari tahu lebih jauh. Mereka ini memang ada hubungan yang sebelumnya, dengan kelompok Sigit Tardowi yang pernah dilakukan penangkapan dan terjadi tembak menembak setahun yang lalu," jelas Boy.

Dari hasil pengungkapan diketahui pula adanya keterkaitan dengan kelompok Abu Umar yang sebelumnya ditangkap terkait pasokan senjata api kepada kelompok terorisme di Klaten.

"Senjata-senjata ini awalnya dikirim dari Filipina. Untuk Farhan sendiri ada statusnya itu anak tiri dari Abu Umar, ini informasi yang kami dapat. Setelah wafat ayahnya, ibunya menikah dengan Abu Umar," kata dia.

Pada keberangkatan ke Filipina ini juga diketahui adanya peran Abu Umar. Farhan selanjutnya berupaya untuk membuka hubungan dengan kelompok yang ada di Filipina tersebut. [yeh]

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar