OTOMOTIF-VW Istirahat 'Memakan' Merek Lain

Bookmark and Share

Syubhan Akib - detikOtomotif
FOTO: Martin Winterkorn (Reuters)
Jakarta - Saat ini Volkswagen bisa dibilang sebagai salah satu merek terbesar di dunia. Di bawah Volkswagen Group, perusahaan Jerman tersebut memiliki belasan merek. Porsche, MAN dan Ducati adalah keluarga baru yang masuk tahun ini. Volkswagen pun menegaskan akan 'istirahat' mengakuisisi merek mobil lain.

CEO Volkswagen Group Martin Winterkorn mengatakan kalau pihaknya kini belum berniat lagi membeli merek otomotif setelah pembelian ketiga merek tadi.

"Kami punya banyak hal termasuk dua belas merek yang kami miliki," kata Winterkorn seperti dikutip media Jerman, Handelsblatt dan dikutip Autonews.

Seperti diketahui, bulan lalu Volkswagen baru saja menyelesaikan pembelian saham Porsche. Kini saham mereka disana berada diangka 50,1 persen. Sementara itu, merek motor Ducati juga mereka beli di Juli ditambah pembelian 75 persen saham merek truk MAN dibulan yang sama.

Sebelumnya, VW dikatakan masih lapar untuk membeli merek-merek lain. Perusahaan Malaysia Proton dikabarkan sudah mereka dekati, dan sudah ditolak oleh kalangan pekerja, tapi Winterkorn membantah rumor ini.

"Kita memang membutuhkan sebuah pertumbuhan di Asia Tenggara. Tapi itu bukan berarti membeli Proton Malaysia. Itu seperti spekulasi," katanya.

Namun, Winterkorn secara terbuka menunjukkan minatnya untuk membeli merek mobil Alfa Romeo yang saat ini dimiliki oleh Fiat Group. Tapi pembelian itu, bila pun dimungkinkan, tidak akan mereka lakukan dalam jangka waktu dekat.

"Ketertarikanku pada Alfa Romeo bukanlah rahasia. Tapi kami sekarang sudah cukup sibuk dengan merek-merek kami," lugasnya.

Namun beberapa pengamat mengatakan kalau VW memang benar-benar tertarik pada Proton dan Alfa Romeo. Hanya saja, selain sedang sibuk dengan pengintegrasian merek-merek yang baru mereka beli ke Group, harga juga masih menjadi kendala. VW dikabarkan tidak mau mengeluarkan terlalu banyak uang untuk kedua merek tadi.

Tapi lagi-lagi Winterkorn membantahnya. Dia juga membantah kalau saat ini sedang melakukan perang harga untuk mendongkrak penjualan seraya mengatakan kalau semua isu itu adalah omong kosong.

"Sukses datang kepada siapapun yang membangun mobil yang tepat pada waktu yang tepat di tempat yang tepat," tuntasnya.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar