OLAH RAGA-Sergio Diisukan Bakal Pindah ke Indonesia

Bookmark and Share

Minggu, 02 September 2012 15:54:05 WIB
Reporter : -

Adelaide (beritajatim.com) - Bintang sepakbola Adelaide United, Sergio van Dijk dikabarkan akan pindah ke Indonesia, untuk bergabung dengan klub Sriwijaya FC, Palembang.

Kontrak Sergio dengan Adelaide tinggal satu tahun lagi, dan pemain asal Belanda yang memiliki darah Indonesia itu sudah berulang kali mengatakan akan pindah dari Australia.

Sergio (29) dikabarkan ingin kembali ke Belanda, namun kepindahan ke Indonesia juga merupakan salah satu alternatif. Di Indonesia dia juga memiliki banyak sanak famili.

Laporan bahwa Sergio akan bergabung dengan Sriwijaya FC muncul hari Rabu di situs Goal.com. Bekas pemain Perth Glory dan Sydney FC Jamie Coyne juga bermain di klub itu. Berita ini kemudian muncul di halaman Twitter Sergio.

Namun ketika ditanya oleh salah seorang penggemarnya, apakah berita tersebut benar atau tidak, Sergio mengatakan dia tidak tahu akan kebenaran berita itu.

Koresponden Kompas di Australia dan harian Adelaide Advertiser berusaha menghubungi Sergio soal ini, namun belum mendapatkan jawaban.

Hari Sabtu, Sergio memperkuat Adelaide United mengalahkan Sydney FC 4-2, dalam pertandingan pemanasan menjelang dimulainya kompetisi Liga Australia bulan Oktober.

Selain mempersiapkan diri bagi kompetisi Liga Australia, Adelaide juga akan bertanding melawan klub Uzbekistan Bunyodkor di perempat final Liga Champions Asia,19 September di Stadion Hindmarsh, Adelaide.

Sergio yang masih memiliki kontrak 12 bulan dengan Adelaide United dan sedang dalam proses untuk menjadi WNI, karena ibunya memiliki darah Ambon.

Dalam keterangannya kepada Kompas sebelumnya, Sergio mengatakan dia akan ke Indonesia bulan Juni lalu guna menyelesaikan proses menjadi WNI. Tetapi dalam email tiga minggu lalu, Sergio mengatakan hal tersebut belum dilaksanakan karena "masalah administratif".

Salah satu faktor yang masih menghambat proses ini adalah bahwa untuk menjadi WNI, Sergio harus melepaskan kewarganegaraan Belanda, karena Indonesia tidak mengakui prinsip dua warga negara. [kun]

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar