KAB.TUBAN-Sep 8th, 2012-Penjualan Ikan Segar Tak Terpengaruh Issue Formalin

Bookmark and Share

Penulis: Hanafi
PALANG
seputartuban.com – Pasca digerebeknya tiga lokasi pengolahan ikan kering berformalin di Desa Glodog, Kecamatan Palang beberapa hari lalu, tidak berdampak pada penjualan ikan tangkapan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palang.
Menurut pantauan tim seputartuban.com di TPI Palang, Sabtu (08/09/2012) pagi, kegiatan jual beli di TPI Palang tersebut berjalan normal dan terpantau ramai. Setelah beberapa hari lalu petugas dari Satreskrim Polres Tuban menggerebek 3 lokasi pengolahan ikan berformalin dan mengamankan 3 tersangka serta mengamankan 4 ton ikan berformalin, aktivitas di TPI Palang tetap ramai.
Terlihat puluhan pedagang ikan sedang menjajakan jualannya seperti ikan kurisi, ikan kakap besar, ikan kapasan, dan ikan rambangan. Ma’rufah Maulidiya (40) warga Desa Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Salah satu pedagang ikan segar di TPI Palang, saat dikonfirmasi seputartuban.com menjelaskan bahwa penjualan di TPI yang lokasinya di pinggir Jalur Pantura Daendles tersebut, tidak terpengaruh adanya kasus ikan berformalin yang diungkap Polisi pada hari rabu (05/09/2012) lalu.
Ma’rufah mengatakan hal itu karena ikan yang ia jual adalah ikan segar dan bukan jenis ikan kering atau gereh, sehingga pembeli masih berminat  membeli ikan segar dan tidak terpengaruh kasus ikan berformalin tersebut. Bahkan dalam sehari dia mampu menjual antara 50 hingga 76 Kg ikan segar, dengan harga ikan yang bervariatif dan tergantung jenis ikannya.
Ikan kurisi harganya  Rp.7.000 per Kg, ikan Kakap Besar Rp. 12.000 per-Kg, sementara dalam sehari omset kotor yang didapat Ma’rufah bisa mencapai Rp. 2. 500.000 perharinya.”Ikan yang diformalin itu kan ikan layang atau ikan pindang, kalau yang saya jual ini bukan jenis ikan seperti itu,” tuturnya.
Ketua Asosiasi Nelayan Kecamatan Palang, As’ad menjelaskan bahwa kegiatan jual beli ikan di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Palang masih seperti biasanya, justru semakin meningkat. Alasannya karena pabrik tempat penjualan ikan sudah mulai beroperasi setelah libur lebaran.
Selain dijual di pabrik, penjualan ikan para nelayan yang dijual di TPI Palang merupakan ikan segar yang ditangkap dengan alat tangkap Canting. Dalam sehari, ikan yang datang di PPI palang saja sedikitnya 5 hingga 7 Ton, dengan segala jenis ikan laut. “Ikan yang dijual berupa ikan segar, bukan jenis ikan yang dikeringkan menggunakan formalin, sehingga pedagang tidak terpengaruh,” ungkapnya.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar