KAB.TUBAN-12 September 2012-Ditemukan Terkapar, Purel Karaoke Tewas di RS

Bookmark and Share

Rabu, 12 September 2012 16:54:30 WIB
Reporter : M Muthohar

Tuban (beritajatim.com)-- Seorang wanita yang menjadi pemandu lagu di tempat karaoke ilegal ditemukan dengan kondisi tak sadar diri dengan luka parah di bagian kepala di tepi jalan raya di Desa Penidon, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Korban akhirnya tewas saat diberikan perawatan medis, Rabu (12/09/2012).

Dari sejumlah infromasi yang berhasil dihimpunberitajatim.com, purel yang diduga menjadi korban pembunuhan tersebut diketahui bernama Ratna (26) yang berasal dari Desa Sambong, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Penemuan terhadap korban yang sudah dalam kondisi luka parah dan terkapar di tepi jalan itu pertama kali diketahui Siti Mariyati, seorang anggota Polres Tuban yang sedang melintas di jalan raya Dusun Kuwu, Desa Penidon, Kecamatan Plumpang, Tuban. Saat itu saksi akan berangkat ke kantor.

"Saat saya berjalan akan ke kantor, saya tahu ada sesuatu yang tergeletak di pinggir jalan. Karena saya sudah lewat akhirnya saya putar balik untuk melihat itu. Ternyata setelah saya dekati ternyata seorang perempuan yang sudah tidak sadar dan hidungnya mengeluarkan darah," ujar Mariyati yang pertama kali menemukan korban.

Setelah mengetahui hal tersebut, ia langsung menghubungi petugas kepolisian yang berada di pos Lalu Lintas Temangkar. Kemudian korban ditolong oleh petugas dan dibawa ke rumah sakit Muhammadiyah Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, untuk mendapatkan perawatan.

"Saat dibawa ke rumah sakit di Babat korban masih dalam kondisi hidup, namun setelah beberapa jam mendapatkan perawatan korban akhirnya meninggal dunia," terang Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Arief Kristanto.

Sementara itu, petugas Polres Tuban masih terus melakukan penyelidikan terkait kematian purel yang bekerja di sebuah karaoke ilegal di kawasan Dempel, Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Tuban. Polisi memeriksa sejumlah saksi yang merupakan teman korban. "Untuk penyebab kematiannya, masih belum ada kepastian. Saat ini kita menunggu hasil otopsi. Korban mengalami luka di bagian kepala dan kaki, saat ini kita masih menunggu keluarga korban," kata AKP Arief.[air/mut]

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar