KAB.TUBAN-02 September 2012-Kesal Jalan Rusak, Warga Tanam Pisang di Jalan

Bookmark and Share

Minggu, 02 September 2012 20:53:01 WIB
Reporter : M Muthohar

Tuban (beritajatim.com)--Sebagai bentuk kekesalan dan protes dengan kondisi jalan raya yang mengalami kerusakan parah dan tak kunjung dilakukan perbaikan, sejumlah warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban menanam pohon pisang di jalan raya alternatif yang menghubungkan Kecamatan Plumpang dengan Kecamatan Widang, Tuban, Minggu (02/09/2012).

Dari sejumlah informasi yang berhasil dihimpunberitajatim.com di lapangan menyebutkan, kondisi jalan raya yang menjadi penghubung antarkecamatan tersebut sudah mengalami kerusakan hampir satu tahun lebih. Selama ini hanya dilakukan perbaikan dengan melakukan pengurukan dengan pedel di jalan yang berlubang.

Kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah tersebut panjangnya mencapai 5 kilometer, yakni sepanjang jalan mulai dari Desa Plumpang, Kecamatan Plumpang hingga masuk Desa Compreng, Kecamatan Widang, Tuban.

"Jalan kondisinya berlubang dan banyak yang berlubang, jadi sangat membayakan bagi para pengguna jalan yang lewat," ujar Mali, salah satu warga yang melintas di jalan tersebut.

Meski sudah selama satu tahun lebih kondisi jalan tersebut mengalami kerusakan, namun untuk perbaikan belum dilakukan dengan baik. Bahkan, dalam melakukan perbaikan terkesan asal-asalan. Pemerintah hanya melakukan pengurukan dengan pedel di jalan yang berlubang.

Dengan pengurukan pedel itu kondisi kerusakan jalan tambah semakin parah dan banyak yang bergelombang. Tak hanya itu, debu yang ditimbulkan sangat mengganggu warga di sepanjang jalan tersebut.

Kemudian warga dari desa tersebut yang merasa kesal dengan kondisi jalan yang berdebu dan mengganggu itu akhirnya melakukan aksi dengan menanam sebanyak tiga pohon pisang di tengah jalan raya penghubung antara kecamatan itu.

"Debunya dari jalan sangat mengganggu, Mas. Jadi warga sudah kesal kenapa kok tidak kunjung dilakukan perbaikan jalan di sini. Padahal ini sudah lama mengalami kerusakan seperti ini," ujar salah satu warga desa tersebut.

Dengan melakukan aksi tanah pohon di tengah jalan tersebut, sejumlah warga berharap pemerintah memperhatikan aspirasi warga dan segera melakukan perbaikan di jalan yang menjadi jalur penghubung antardua kecamatan tersebut.[air/mut]

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar