KAB.JOMBANG-Bencana Kekeringan Hajar 34 Desa di Jombang

Bookmark and Share

Senin, 03 September 2012 10:07:01 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono

Jombang (beritajatim.com) - Bencana kekeringan melanda 34 desa di Kabupaten Jombang. Puluhan desa tersebut berada di lima kecamatan sebelah utara Sungai Brantas dan satu kecamatan berada di sebelah selatan.

Masing-masing kecamatan di utara Sungai Brantas meliputi Ploso, Plandaan, Kabuh, Kudu, serta Ngusikan. Sedangkan yang berada di selatan Jombang adalah Kecamatan Bareng. "Kita sudah melakukan pemetaan. Hasilnya, terdapat 34 desa di Jombang yang terancam kekeringan atau krisis air bersih," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, Nur Huda, Senin (3/9/2012).

Salah satu desa yang kekeringannya cukup parah adalah Desa Marmoyo Kecamatan Kabuh. Sejak satu bulan terakhir ini sumur warga setempat mulai mengering. Sebagai alternatif untuk mendapatkan air, warga terpaksa menggali kubangan kecil di tengah sungai yang sudah mengering. Sudah begitu, warga harus antre untuk mendapatkan air alternatif tersebut.

Air kubangan itu kemudian dibawa pulang dengan jarak tempuh sekitar 3 kilometer. Selain untuk kebutuhan MCK, air tersebut juga dikonsumsi, mulai memasak hingga untuk minum. "Sudah satu bulan lebih kami kekurangan air bersih. Kami berharap pemerintah memberikan bantuan air bersih," kata Warsih (46), warga setempat.

Kepala BPBD, Nur Huda, membenarkan kondisi yang terjadi di Desa Marmoyo tersebut. Untuk itu pihaknya mulai melakukan langkah konkret, yakni mengirimkan droping air bersih ke Marmoyo. "Pagi ini petugas sudah berangkat untuk mengirimkan air bersih. Selain Desa Marmoyo, droping tersebut juga ke Desa Ngapus Kecamatan Kabuh," ujarnya.

Nur Huda berharap, aparat desa di kawasan yang dilanda kekeringan lebih pro aktif. Artinya, jika wilayahnya krisis air bersih harus segera melapor ke kecamatan. Nah, oleh kecamatan kondisi tersebut akan dilaporkan ke BPBD. Selanjutnya, kata Nur Huda, BPBD akan melakukan koordinasi dengan PDAM terkait pengiriman air bersih itu. "Sekali lagi, pagi ini kita mulai melakukan droping air bersih," pungkasnya. [suf/kun]

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar