INTERNET-Hashtag Porno dan Sisi Gelap Instagram

Bookmark and Share

Susetyo Dwi Prihadi - detikInet
Jakarta - Instagram, aplikasi jejaring sosial berbasis foto itu memang tengah menikmati popularitas. Dari hanya eksklusif untuk iOS kini layanan yang baru saja diakuisisi Facebook itu merambah ke Android. Tak butuh lama, penggunanya pun langsung 'meledak' hingga 80 juta akun.

Hampir semua pengguna memanfaatkan Instagram untuk berbagi foto dengan sentuhan yang unik. Fitur filter yang dimiliki oleh Instagram ini pula yang membuat gambar biasa menjadi istimewa.

Di balik kesuksesannya, 'penyakit' yang menghinggapi hampir semua jejaring sosial nyatanya juga menjangkiti Instagram. Semakin banyak anggotanya, aplikasi bernilai USD 1 miliar itu dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Ya, Instagram yang (awalnya) dipercaya aman ternyata menyimpan bahaya mengintai. Menurut penulusuran Huffington Post, aplikasi ini banyak menghadirkan foto dewasa. Dan inilah kenapa, situs berita terkemuka ini menyebutnya sebagai sisi gelap Instagram

Bayangkan tidak kurang dari 2 juta lebih foto menjurus porno melenggang di Instagram. Bahkan beberapa di antaranya dengan terang-terangan menampilkan bagian seksual wanita dengan posisi provokatif tanpa disensor.

Penulusuran detikINET bermacam-macam. Ada yang sekadar menguploadnya, ada pula yang hadir dengan embel-embel link antah berantah untuk memikat anggota Instagram yang penasaran. Entah apakah itu link beneran atau hanya jebakan batman semata.

Bahkan Terri Senft, salah seorang profesor spesialis global media dari New York University menyebut ini sebagai fenomena dari jejaring sosial di internet.

"Instagram telah berpindah dari teori 'niche thing' menuju sesuatu yang orang dengar. Maksudnya itu adalah critical mass. Dan kebanyakan critical mass itu mengeploitasi seks," ujarnya, yang dilansir dari Daily Mail, Senin (3/9/2012).

Bahaya jelas mengintai karena kemudahan dalam mencari foto negatif ini. Misal saja, untuk hastags seperti #i*******x dan #i*********s memiliki lebih dari koleksi 200.000 foto.

Instagram bukannya tidak bereaksi, tapi dengan hanya 15 karyawan -- karena Instagram adalah salah satu start up yang baru akan berekspansi -- apakah mampu menghadang 2 juta lebih foto berbau seksual yang beredar?

Ini belum termasuk foto yang diunggah selebriti yang memanfaatkan layanan Instagram. Kim Kardashian misalnya, yang bersedia menampilkan foto wow karena sukses mencapai 2 juta pengikut.

Padahal menurut Michael Sheehan, salah satu penulis blog HighTechDad, Instagram kini dijadikan anaknya yang masih sekolah dasar untuk berkomunikasi dengan cara yang baru.

Nah, dengan fata tersebut, rasanya perlu peran bijak dari orangtua untuk tetap mengawasi wara-wiri foto yang belum pantas untuk dilihat anak-anak ini. Sambil terus membantu Instagram menghadang foto tersebut.

"Kami sangat bergantung pada pengguna untuk menandai konten yang tidak pantas dan kami melakukannya yang terbaik untuk menghapus yang dianggap tidak pantas tersebut," ujar juru bicara Instagram.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar