HUKUM-KPK Periksa Adik Ketua DPRD Grobogan

Bookmark and Share

Oleh: Firman Qusnul Yakin
Senin, 3 September 2012, 12:28 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan suap penyimpangan anggaran pemeliharaan mobil dinas di Sekretariat DPRD Kabupaten Grobogan. Hari ini KPK memeriksa salah satu tersangka kasus ini, Sri Dartutik, pihak swasta.

Kasus tersebut menjerat dua orang hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Kartini Juliana Marpaung, dan Heru Kusbandono, hakim Pengadilan Tipikor Pontianak.

"Yang bersangkutan diperiksa untuk pendalaman penyidikan," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, di kantornya, Senin (3/9/1202).

Sri tiba di KPK sekitar pukul 10.20 WIB. Dia mengenakan baju tahanan KPK berwarna putih dan kerudung hitam dan tidak memberikan komentar apapun mengenai pemeriksaannya.

Sri Dartutik sendri diketahui sebagai adik dari Ketua DPRD Grobogan, Jawa Tengah, M Yaeni yang menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi anggaran pemeliharaan mobil dinas.

Kasus ini berawal pada 17 Agusutus 2012. KPK menangkap Hakim Kartini Juliana Marpaung, Hakim Heru Kisbandono, dan Sri Dartutik. Ketiganya ditangkap karena diduga terlibat suap menyuap.

Suap untuk kedua hakim itu diduga untuk mengatur putusan perkara korupsi yang melibatkan Ketua DPRD Grobogan, Jawa Tengah, Muhammad Yaeni, yang akan diputus akhir Agustus ini. Kartini menjadi salah satu anggota majelis hakim yang mengadili perkara ini.

Selain Kartini, ada pula hakim lain termasuk hakim karier di dalamnya yakni Asmadinata, dan Lilik Nuraeni, yang menangani perkara itu. [yeh]

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar