HUKUM-(Kasus Perda PON Riau) KPK Periksa Anak Buah Menpora

Bookmark and Share

Oleh: Firman Qusnul Yakin
Senin, 3 September 2012, 12:35 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Setelah sempat dikatakan mangkir, akhirnya Deputi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Djoko Pekik Irianto memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi untuk kasus dugaan penyuapan revisi Perda Nomor 6 Tahun 2010 tentang venue menembak PON Riau.

Pemeriksaan Deputi IV Kemenpora ini dijadwalkan kembali setelah pada pemeriksaan sebelumnya, anak buah Andi Mallarangeng itu tidak bisa hadir.

"Dia diperiksa sebagai saksi untuk PON Riau. Itu penjadwalan ulang," ujar juru bicara KPK Johan Budi Sapto Prabowo, di Gedung KPK, Senin (3/9/1202).

Mantan Pelaksana Tugas Sekretaris Menpora tersebut hadir mengenakan baju kemeja biru dan celana hitam. Namun, dia enggan berkomentar soal pemeriksaan dirinya.

Kasus ini berawal dengan penangkapan M Faisal Aswan (anggota DPRD dari Golkar) dan Muhammad Dunir (dari PKB). Dua lainnya adalah Eka Dharma Putra (Kepala Seksi Pengembangan Sarana Prasarana Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Riau) dan Rahmat Syahputra (karyawan PT Pembangunan Perumahan/Persero).

Dalam pengembangannya, KPK kemudian menetapkan Lukman Abbas, mantan Kadispora Riau yang juga staf Ahli Gubernur dan Wakil Ketua DPRD Riau Taufan Andoso Yakin.

Tidak berhenti sampai disitu, KPK kemudian menetapkan tujuh anggota DPRD Riau sebagai tersangka. Mereka adalah Adrian Ali (PAN), Abubakar Sidiq , Tengku Muhazza (Demokrat), Syarif Hidayat, M Rum Zein, Zulfan Heri, dan Rukman Asyardi (PDIP). [yeh]

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar