KAB.TUBAN-29 Agustus 2012-Saling Ejek di Facebook, Pemuda Aniaya Tetangga

Bookmark and Share

Rabu, 29 Agustus 2012 15:34:04 WIB
Reporter : M Muthohar

Tuban (beritajatim.com) - Nasib sial dialami oleh Andi Mulyo Utomo (19), warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban ia mengalami luka-luka setelah dihajar oleh tetangganya sendiri, akibatnya korban harus menjalani perwatan di Puskesmas Kecamatan Rengel itu.

Dari sejumlah informasi yang berhasil dihimpun beritajatim.com, Rabu (29/08/2012) kasus penganiayaan tersebut dilakukan oleh pelaku bernama Mad Salem (21), warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban yang tak lain adalah tetangga dari korban. Kasus tersebut diduga hanya saling ejek di status jejaring sosial Facebook.

Kejadian penganiayaan tersebut berawal saat korban membuat status di Facebook yang bersangkutan dengan pelaku, saat itu pelaku yang merasa tersingung kemudian komentar di status milik korban dan akhirnya mereka saling ejek dan akhirnya mereka saling tantang untuk berkelahi.

Kemudian setelah saling ejek di jejaring sosial tersebut pelaku bertemu dengan korban di warung milik Karmuji, yang juga berada di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Tuban itu. Saat bertemu dengan korban pelaku mengingatkan korban, dan akhirnya terjadi adu mulut antara pelaku dengan korban.

Lantaran kondisi yang sudah panas akibat dari saling ejek dan adu mulut, akhirnya pelaku langsung memukul korban dengan kondisi tangan mengepal sebanyak 2 kali, tak hanya itu kemudian pelaku juga langsung menendang korban yang mengenai dadanya hingga tersungkur.

"Akibat dipukul oleh pelaku korban mengalami luka dibagian pelipis mata sebelah kiri, dan luka di bagian dada sehingga korban harus di rawat di Puskesmas setempat," terang AKP Noersento, Kasubbag Humas Polres Tuban.

Sementara itu, korban yang tidak terima dengan penganiayaan tersebut melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian Polsek Rengel setelah korban menjalani perawatan di puskesmas kecamatan tersebut. Petugas yang mendapatkan laporan langsung melakukan pencarian terhadap pelaku.

"Pelaku sudah ditangkap, saat ini petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari kasus penganiayaan tersebut. Sedangkan untuk korban sudah diperbolehkan untuk pulang setelah mendapatkan perawatan," pungkas mantan Kapolsek Parengan itu.[mut/ted]

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar