KAB.TUBAN-28 Agustus 2012-Makam Sunan Bonang Hendak Direnovasi, Warga Sekitar Menolak

Bookmark and Share

Selasa, 28 Agustus 2012 20:34:38 WIB
Reporter : M Muthohar

Tuban (beritajatim.com) - Puluhan warga dari Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban protes keras dan menolak renovasi terhadap area makam Sunan Bonang yang dilakukan oleh pengurus yayasan makam tersebut, Selasa (28/08/2012). Warga menilai renovasi yang dilakukan oleh pengurus yayasan tanpa adanya sosialisasi dan tidak sesuai aturan.

Dari sejumlah informasi warga yang tinggal disekitar makam Sunan Bonang tersebut, pihak yayasan pengurus dari makam wali tersebut sudah melakukan renovasi dengan memasang paving di sekitar makam yang juga digunakan sebagai pemakanam umum bagi warga setempat.

"Kita sebagai warga sangat resah dan menolak renovasi dan pemavingan di area makam, karena secara tidak langsung warga sudah tidak boleh melakukan pemakaman di situ lagi. Masak makam umum kok mau dipaving ini kan tidak benar," terang Ahmad Fauzi, salah satu perwakilan dari warga.

Selama ini sekitar satu bulan terakhir ini, pihak dari yayasan pengurus makam Sunan Bonang tersebut telah melakukan pemavingan di sekitar cungkup dari makam Sunan Bonang. Warga meminta kepada pihak yayasan untuk segera menghentikan pemasangan paving.

"Pembangunannya harus dihentikan secepatnya, sedangkan untuk yang sudah terpasang harus dibongkar karena ini adalah tempat makam umum. Seharusnya mereka sebelum membangun harus melakukan sosialisasi terlebih dahulu," tambah Agil, salah satu warga keturunan Arab yang tinggal di sekitar makam Sunan Bonang.

Menanggapi dari tuntutan warga tersebut, pihak pengurus Yayasan Sunan Bonang tersebut melakukan pertemuan dengan warga yang dimediasi oleh pihak Kelurahan Kutorejo, serta Muspika Kecamatan Kota Tuban di kantor kelurahan tersebut. Dalam pertemuan itu, yayasan dari Sunan Bonang menyatakan akan melakukan pembongkaran paving yang telah dipasang.

"Sebelum melakukan renovasi kita lebih dulu melakukan koordinasi kepada pihak BP3, dan pihak BP3 memberikan izin untuk melakukan renovasi. Kita minta maaf kepada warga karena selama ini tidak melakukan sosialisasi," terang Mudhzir, selaku ketua Yayasan Sunan Bonang saat melakukan pertemuan dengan warga. [mut/but]

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar